Prosedur Pendirian Yayasan Di Kabupaten Pamekasan

 

jasa pendirian yayasan kabupaten pamekasan

Yayasan adalah sebuah badan hukum yang didirikan dengan memenuhi berbagai persyaratan secara formal yang telah ditentukan oleh undang-undang, tujuan dari yayasan yaitu tujuan agama, sosial dan kemnusiaan. Pendirian yayasan diatur dalam undang-undang nomor 28 tahun 2004. Oleh sebab itu, apabila ingin mendirikan yayasan maka harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam undang-undang. Jumlah yayasan yang ada di Kabupaten Pamekasan sekitar 1.032 yayasan, baik berupa jenis yayasan agama, pendidikan sosial maupun jenis yayasan lainnya.  Yayasan didirikan supaya memiliki fungsi sosial bagi masyarakat.  

Pendirian yayasan hampir memiliki kesamaan dengan pendirian perseroan terbatas dan harus menggunakan akta dari notaris. Notaris juga memiliki kewajiban untuk mengumumkan permohonan pendirian yayasan dalam berita negara Republik Indonesia melalui kantor percetakan negara Indonesia. Adapun prosedur dari pendirian yayasan secara umum adalah sebagai berikut:

1.    Calon pendiri yayasan harus hadir untuk menentukan nama dan organ yayasan berupa pembinaan, pengawasan dan pengurusan, sumber kekayaan yayasan dan penyelenggaraan rapat umum sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku. Hal yang harus diperhatikan dalam pendirian yayasan ini yaitu:

·       Pendiri terdiri dari satu orang atau lebih dan semuanya menjadi pembina yayasan

·       Nama yayasan minimal terdiri dari tiga kata

·       Operasional yayasan wajib dijalankan oleh pengawas dan pengurus, minimal harus terdiri dari satu orang pengurus  dan satu orang pengawas. Adapun pendiri lainnya dapat berstatus sebagai anggota pengurus dan pengawas.

2.    Pendiri harus menghadap ke notaris untuk menyetorkan dokumen persyaratannya. Menjelaskan maksud dan tujuan dari berdirinya yayasan serta melengkapi data yang dibutuhkan

3.    Persiapan akta pendirian oleh notaris, pendirian secara sendiri  atau melalui notaris melakukan pemesanan nama pada SABH. Kemudian pendiri menunggu notaris dalam mempersiapkan akta pendirian nya. Kemudian selanjutnya menentukan tempat dan waktu penandatanganan notaris

4.    Penandatanganan akta pendirian yayasan, maksudnya pada bagian ini para pendiri bersama-sama menghadap ke notaris untuk menandatangani akta pendirian. Apabila salah satu pendiri tidak bisa hadir maka harus memberikan surat kuasa yang ditandatangani di atas materai oleh pendiri yang tidak dapat hadir.

5.    Proses penyelesaian akta pendirian yayasan dan permohonan pengesahan badan hukum. Pada bagian ini, salinan akta yang sudah ditandatangani akan diberikan paling lama tujuh hari setelah pendiri menandatanganinya. Notaris nantinya akan melakukan permohonan pengesahan badan hukum melalui SABH. Apabila menteri menyatakan tidak keberatan mengenai permohonan tersebut maka surat keputusan menteri terkait pengesahan badan hukum  dapat diterbitkan dan dicetak oleh notaris dalam jangka waktu tujuh hari.

6.    Membuat surat keterangan domisili usaha dengan memenuhi syarat yang ditentukan, proses ini membutuhkan waktu selama tujuh hari dari persyaratan sudah dinyatakan lengkap oleh kepala desa.

7.    Permohonan nomor pokok wajib pajak, pada proses ini terlebih dahulu mengunjungi kantor pajak sesuai dengan wilayah masing-masing. Estimasi waktu dalam mengurus hal ini yaitu tujuh  sampai sepuluh hari kerja. Nantinya kartu nomor pokok wajib pajak dan keterangan terdaftar akan dikirimkan ke alamat yayasan.

8.    Permohonan tanda daftar perusahaan (TDP). Permohonan pendaftaran yayasan dilakukan oleh ketua dewan pengurus badan perizinan terpadu satu pintu (PTSP) di tingkat kabupaten. Estimasi waktu dalam pembuatan tanda daftar perusahaan ini yaitu selama tujuh hari sejak persyaratan dinyatakan lengkap.

Demikian gambaran secara umum mengenai tahapan dalam mendirikan yayasan. Dalam melakukan pendirian yayasan umumnya hampir sama dengan mendirikan PT. 

Namun, dari segi biaya mendirikan yayasan biayanya lebih murah daripada mendirikan PT, hal ini karena kegiatan usaha dari yayasan bersifat sosial dan kemanusiaan sehingga kewajiban dalam membayar penerimaan negara bukan pajak lebih sedikit atau murah. 

Perkiraan biaya yang dihabiskan dalam mengurus pendirian yayasan sekitar Rp.7.000.000. adapun persyaratan dokumen atau berkas yang harus dipersiapkan oleh pendiri yayasan diantaranya sebagai berikut:

1.    Fotocopy kartu tanda penduduk (KTP), nomor pokok wajib pajak (NPWP) seluruh pendiri yayasan

2.    Fotokopi surat perjanjian sewa, surat domisili dan sertifikat tanah

3.    Surat pernyataan kesanggupan pendiri dalam memiliki Nomor pokok wajib pajak dan menerbitkan laporan tahunan berupa SPT

4.    Uraian detail mengenai yayasan seperti nama yayasan, alamat kegiatan usaha, penanggung jawab, dan nama kedudukan pendiri yayasan

5.    Fotokopi KTP ketua pengurus yayasan

6.    Fotokopi akta pendirian yayasan

7.    Fotokopi surat keputusan dari kementerian hukum dan hak asasi manusia

8.    Surat pernyataan keabsahan

9.    Sertifikat dan kartu BPJS ketenagakerjaan

10.    Persyaratan-persyaratan yang ditentukan oleh kelurahan dan kecamatan

11.    Fotokopi SKU

12.    Foto berwarna bagi ketua dewan pengurus yayasan dengan ukuran 3x4 sebanyak dua lembar

13.    Persyaratan lainnya yang ditentukan oleh kabupaten terkait dengan perizinan pendirian yayasan.

Apabila anda ingin mendirikan yayasan namun belum mengetahui secara detail dan belum memahami tahapannya maka bisa berkonsultasi dengan badan yang ahli yaitu BOSA JASA. Biro jasa ini akan membantu dalam mengurus semua kepentingan yang berkaitan dengan pendirian yayasan dan legalitas badan usaha khususnya di wilayah kabupaten pamekasan alamat kantor pusat dari perusahaan ini juga terletak di kabupaten pamekasan tepatnya Ruko Perum Nyalabu Regency Blok A No. 2 Nyalabu Laok, Pamekasan, Madura. Anda bisa mengunjungi website www.bosajasa.com, atau bisa menghubungi nomor 081216319607.

 

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *